KENANGAN KEMAH DI WADUK KALI BENING

Selasa, 17 November 2009

API UNGGUN

Api unggun merupakan salah satu bentuk kegiatan di alam terbuka khususnya pada malam hari. Pada awalnya api unggun digunakan sebagai penghangat badan dan menjauhkan diri dari gangguan binatang Buas, sekarang fungsi mendasar tersebut secara implisit masih tetap eksis, namun secara eksplisit fungsi tersebut bergeser menjadi fungsi pendidikan dengan serangkaian nilai dan tujuan diselenggarakannya Api Unggun.

Nilai pendidikan yang terkandung dalam penyelenggaraan api unggun adalah sebagai berikut:
1. mempererat persaudaraan
2. memupuk kerjasama (gotong royong)
3. menambah rasa keberanian dan keparcayaan diri
4. membuat suasana kegembiraan dan kebebasan
5. mengembangkan bakat dan kreativitas
6. memupuk disiplin bagi pelaku dan penonton.

Nilai – nilai pendidikan ini akan terwujud jika proses penyelenggaraan api unggun diformulasikan dengan tata cara pelaksanaan api unggun yang merangsang tercapainya nilai-nilai tersebut. Diantara tata cara yang dapat digunakan adalah:
  • pada saat acara api unggun, anggota pramuka menciptakan suasan kegembiraaan dengan jalan menampilkan kreasi seninya, berupa musik, drama, gerakan lagu, lawakan, sandiwara, fragmen, dan lain-lain.
  • Pembina pramuka yang mengikuti acara api unggun hendaklah ikut menciptakan suasana kegembiraan selama acara api unggun berlangsung.
  • Menyusun api unggun sesuai dengan kondisi dan situasi, adapun macam susunan tersebut adalah sbb:
- bentuk Piramida
kayu disusun berbentuk piramid makin tinggi makin mengerucut
piramida ada yang berbentuk segitiga ada yang berbentuk segiempat.

- Bentuk Pagoda
Di tengah terdapat kayu besar yang dipancangkan, kayu lain disandarkan pada tonggak tersebut di tengah –tengah diberi kayu yang mudah terbakar.

- Bentuk Pagoda Roboh
Kita atur ujung kayu bertemu di tengah - tengah di tempat pertemuan kayu diberi kayu-kayu kecil/sampah yang mudah dibakar. Bentuk dan panjang kayu tidak sama.

- Bentuk Kursi
Bentuk Unggun seperti kursi dan kayunya diletakkan berjajar seperti kursi.
Cara membuat:
- Dua pancang kayu dipancangkan sejajar condong(45-60) derajat
- Dua kayu lain diletakakn rebah dekat pancang, selanjutnya kayu diletakkan melintang di atasnya.

0 komentar: